Monthly Archives: May 2015

2705, 2015

Pembekuan Kegiatan Usaha PT Hortus Centrovest

Otoritas Jasa Keuangan, 27 Mei 2015: Otoritas Jasa Keuangan telah membekukan kegiatan usaha Perusahaan Modal Ventura atas nama PT Hortus Centrovest. Pembekuan dilakukan karena perusahaan terkait tidak memenuhi ketentuan Pasal 38 ayat (1) Nomor 18/PMK.010/2012 tentang Perusahaan Modal Ventura. Dengan dibekukannya kegiatan usaha Perusahaan Modal Ventura ini, maka PT Hortus Centrovest dilarang melakukan kegiatan usaha sebagai PMV.
Source: www.ojk.go.id
Download File
2005, 2015

OJK Gelar Seminar Pengembangan Industri Sukuk Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan, Jakarta, 20 Mei 2015: Sebagai upaya pengembangan pasar sukuk domestik, OJK bekerjasama dengan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta menyelenggarakan seminar bertemakan Pengembangan Pasar Sukuk Domestik, melalui Pasar Global yang diikuti oleh para pelaku industri pasar modal, serta regulator terkait di OJK Institute, Jakarta, Rabu (20/5/2015). Seminar ini turut dihadiri oleh Lord Mayor of the City of London serta duta besar Inggris untuk Indonesia, beserta delegasi pelaku industri jasa keuangan Inggris.

Acara dibuka oleh anggota Wakil Ketua Dewan Komisioner Rahmat Waluyanto, yang dalam  sambutannya menyebutkanpasar modal syariah Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk berkontribusi dalam pembiayaan kegiatan pembangunan nasional, dan pada akhirnya menyumbang pertumbahan perekonomian nasional. Dalam upaya pengembangan pasar modal syariah, kerjasama dengan para pihak, khususnya dalam lingkup internasional menjadi sangat penting.

Di 2015, OJK telah melakukan berbagai langkah strategis terkait pengembangan sektor jasa keuangan syariah termasuk menetapkan roadmap pengembangan sektor jasa keuangan syariah, untuk mewujudkan berbagai arahan kebijakan strategis pengembangan sektor keuangan syariah, termasuk pembentukan komite nasional yang menjadi forum koordinasi lintas lembaga atau kementrian untuk meningkatkan efektivitas kerjasama pengembangan keuangan syariah nasional yang sudah dimandatkan dalam RPJMN III 2015-2019.

OJK juga telah melaksanakan berbagai inisiatif dalam mengembangkan pasar keuangan syariah di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan yang optimal dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan melalui kerangka pengaturan yang menciptakan lingkungan yang kondusif bagi industri jasa keuangan syariah. OJK melakukan adopsi atas international best practices dari negara-negara yang telah sukses dalam hal pengembangan industri jasa keuangan syariah termasuk Inggris, yang merupakan hub industri jasa keuangan Syariah di Eropa.

Informasi lebih lanjut:

Deputi Komisioner Manajemen Strategis I B
Joni Swastanto
Telp: (021) 3858001
www.ojk.go.id

Source: www.ojk.go.id
Download File
1905, 2015

Pembekuan Kegiatan Usaha PT Ludlow Capital

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan membekukan kegiatan usaha PT Ludlow Capital karena tidak memenuhi ketentuan Pasal 6 ayat (2) PMK Nomor 18/PMK.010/2012, Pasal 36 ayat (1) dan ayat (2) PMK 18/PMK.010/2012, Pasal 43 ayat (1) PMK 18/PMK.010/2012, dan Pasal 4 ayat (1) huruf a PMK 30/PMK.010/2010. Dengan dibekukannya kegiatan usaha PT Ludlow Capital, maka perusahaan modal ventura tersebut dilarang melakukan kegiatan usaha.
Source: www.ojk.go.id
Download File
1505, 2015

OJK Sampaikan Pentingnya Peran Keuangan Syariah di Vatikan

Otoritas Jasa Keuangan, Jakarta, 15 Mei 2015: Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad  menjadi pembicara kunci seminar Economic & Business Ethic In Christianity and Islam yang berlangsung di Universitas Pontifikal Santo Thomas Aquinas, Vatikan, Jumat (15/5/2015). Seminar ini membahas konsep keuangan syariah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kaum kelas bawah.

Acara tersebut merupakan kerjasama antara Kedubes Indonesia di Tahta Suci Vatikan, Dewan Kepausan bidang Perdamaian dan Keadilan, serta Universitas Pontifikal Santo Thomas Aquinas atau Angelicum, sebuah universitas kepausan yang dikelola Tahta Suci Vatikan. Muliaman dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa peran penting industri keuangan syariah, harus diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat ke sektor keuangan, atau inklusi keuangan. Sehingga, keberadaannya bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain perannya untuk menyerap guncangan keuangan dan pengembangan ekonomi. Industri keuangan syariah penting untuk meningkatkan akses masyarakat atau inklusi keuangan yang antara lain dilakukan dengan literasi keuangan, kata Muliaman.

Perkembangan industri keuangan syariah yang terus meningkat harus diikuti dengan peningkatan akses sebagian besar penduduk, ke layanan keuangan termasuk akses ke pendanaan untuk UKM dan pengusaha. Muliaman juga menyebutkan bahwa konsep keuangan Islam dan Katolik memiliki banyak kesamaan, yaitu menuju sistem keuangan yang berbasis etika, menjunjung keadilan, dan bertujuan membantu masyarakat kelas bawah.

Beberapa hal penting juga disampaikan Muliaman untuk pengembangan industri keuangan syariah seperti mendorong operasi pasar bebas, adil, dan transparan dalam sektor jasa keuangan syariah, peningkatan kemampuan sumber daya manusia di bidang keuangan syariah, dan pengembangan produk standar keuangan syariah melalui penelitian dan inovasi.

Pembicara kunci lain dalam seminar ini adalah Kardinal Peter Kodwo Appiah Turkson, seorang kardinal Gereja Katolik Roma Ghana yang menjabat sebagai Presiden Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian. Pembicara dari Indonesia yang juga menjadi pembicara dalam kesempatan itu adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah serta Pimpinan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam sekaligus pakar keuangan dan perbankan syariah Tazkia Muhammad Syafii Antonio.

Industri keuangan syariah dalam perkembangannya sekitar 40 tahun ini tetap memegang prinsip, antara lain pembentukan keadilan ekonom, distribusi kekayaan yang adil dan penyaluran dana masyarakat terhadap kegiatan ekonomi riil, yang produktif dan bermanfaat.Perbankan syariah tetap sektor yang paling berkembang dari industri keuangan ini dan pada tingkat global  pertumbuhan tahunan mencapai  sekitar 16 % dengan total aset USD 1 triliun.

Pasar Modal Islam, khususnya Sukuk Market, telah dikembangkan secara signifikan dengan jumlah penerbitan pada 2012 sebesar USD 139 miliar.Industri Keuangan Non Bank Syariah juga terus tumbuh dan berperan penting dalam memenuhi tujuan industri seperti Takaful, Bank Investasi, Manajemen Aset, Dana Pensiun,  Lembaga Keuangan Mikro, dan lain-lain.

Source: www.ojk.go.id
Download File
805, 2015

Pengumuman Pemenang Lomba Logo dan Tagline Pasar Modal Syariah

Sehubungan dengan kegiatan lomba Logo dan Tagline Pasar Modal Syariah yang telah dimulai sejak 10 Februari hingga 22 Maret 2015, dengan ini Otoritas Jasa Keuangan mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba logo dan tagline pasar modal syariah.

Untuk lebih lengkap klik ikon PDF.

Direktorat Pasar Modal Syariah
Otoritas Jasa Keuangan
Jl. Lapangan Banteng Timur No 2-4 Jakarta
Tlp. (021) 3858001 ext 20427

Source: www.ojk.go.id
Download File